“Kenali Nilai Diri Anda. Tunjukkan Kompetensi. Menangkan Posisi Terbaik.”
MENGAPA ASESMEN DIPERLUKAN
Di tengah persaingan seleksi kerja yang semakin ketat, kemampuan teknis saja tidak lagi cukup. Banyak profesional gagal bukan karena kurang kompeten, tetapi karena tidak mampu menjelaskan siapa dirinya dan apa nilai yang ia bawa. Saat proses seleksi berlangsung, jawaban terdengar normatif, keunggulan tidak tergali, dan pewawancara tidak menemukan alasan kuat untuk memilih Anda—hingga akhirnya kesempatan karier jatuh ke tangan kandidat lain yang lebih siap, meski secara kemampuan belum tentu lebih baik.
Perusahaan akan mencari candidate profesional yang memahami dirinya, mampu menjelaskan nilai tambahnya, dan siap menghadapi tantangan nyata dari posisi yang dilamar. Untuk itulah, diperlukan strategi yang tepat bagi para profesional untuk naik level karir. Untuk itu, Anda harus mengenal Nilai Diri Anda dengan baik dan dapat mempresentasikan Kompetensi Manajerial untuk mendapatkan karir yang tepat.
Mengapa Banyak Level Manager Sulit Naik Level ?
Seorang professional dan supervisor pada umumnya memiliki pengalaman sudah panjang, kompetensi teknis kuat, namun sering gagal seleksi / promosi dan tidak tahu posisi mana yang paling sesuai dengan potensi.
Berdasarkan penelitian John L. Holland (Theory of Career Choice) menunjukkan bahwa kesesuaian antara karakter individu dan lingkungan kerja berpengaruh langsung terhadap kepuasan dan keberhasilan karier.
Sementara itu, Donald Super dalam Life-Span, Life-Space Theory menegaskan bahwa kejelasan konsep diri menjadi faktor utama dalam kematangan dan keberlanjutan karier, khususnya pada fase manajerial.
Penelitian empiris tersebut menjawab permasalahan bahwa banyak profesional berpengalaman gagal naik level bukan karena kurang kompeten, tetapi karena tidak mampu menunjukkan nilai strategisnya. Kurangnya pemahaman potensi diri membuat jawaban wawancara tidak tajam, kontribusi terlihat biasa, dan peluang promosi atau seleksi jabatan akhirnya terlewatkan.
Kami telah melakukan asesmen, psikotes dalam seleksi posisi professional terhadap puluhan ribuan kandidat untuk klien kami sejak tahun 2000, dan menemukan beberapa hal yang menjadi factor kegagalan kandidat dalam mengikuti tes seleksi maupun internal promosi.
Beberapa penyebabnya antara lain :
1. Gagal Meyakinkan Pewawancara
Jawaban menjadi umum dan tidak relevan karena tidak memahami tugas utama dan ekspektasi posisi.
2. Salah Menunjukkan Kompetensi
Keahlian yang disampaikan tidak sesuai kebutuhan jabatan sehingga potensi Anda terlihat tidak optimal.
3. Tidak Siap Menghadapi Studi Kasus & Simulasi
Ketidaktahuan terhadap tantangan pekerjaan membuat Anda kesulitan menjawab pertanyaan berbasis problem solving.
Jika lolos pun, ketidaksesuaian pemahaman jabatan dapat berujung pada stres kerja, performa rendah, atau kegagalan di masa percobaan.
5. Kehilangan Peluang Jangka Panjang
Perusahaan mencari profesional yang siap bertanggung jawab—ketidakpahaman terhadap peran dapat menutup peluang promosi dan pengembangan karier.
Jadi, masalahnya Bukan di Pengalaman, Tapi Mengenali Potensi dengan baik dan Salah Memilih Karir
Tidak mengenali potensi kepemimpinan secara objektif
Tidak memahami gap kompetensi strategis
Tidak mampu menunjukkan value yang relevan saat seleksi dengan karir
Pengembangan kompetensi yang efektif dimulai dari fokus pada kekuatan utama dan celah kepemimpinan yang perlu diperkuat. Dengan arahan berbasis asesmen, pengembangan diri menjadi lebih terarah—tidak menghabiskan energi pada hal yang tidak relevan, namun mempercepat kesiapan Anda menuju peran manajerial yang lebih tinggi.
Melalui jasa asesmen dan konsultasi seleksi kerja, kami membantu Anda mengenali potensi, kekuatan, serta area pengembangan diri secara objektif, sekaligus mempersiapkan strategi terbaik agar Anda tampil percaya diri dan meyakinkan di setiap tahapan seleksi.
Kegiatan Asesmen Dan Konsultasi Seleksi
1. Mengikuti kelas asesmen potensi kecerdasan dan kompetensi terstadar
2. Mengikuti kelas bimbingan dan konsultasi
Arah karier lebih jelas sesuai kompetensi
Pembekalan wawasan karir yang up to date
Kepercayaan diri meningkat melalui pembekalan konsultasi
Kesiapan promosi & seleksi
Selama satu hari, Anda akan mengikuti kelas asesmen, tes IQ selama 3 jam dan konsultasi pengembangan kompetensi manajerial dan karir secara individual selama 30 menit, dengan kegiatan sbb :
1. Mengikuti asesmen kompetensi manajerial model Spencer sebanyak 21 jenis, tes kecerdasan umum ( IQ tes)
2. Mengikuti umpan balik hasil asesmen
3. Mengikuti konsultasi karir
Anda akan menerima laporan hasil asesmen berupa Competency Profile dan Skala dan Nilai IQ.
Laporan hasil asesmen bersifat Pribadi & Rahasia, file pdf akan diberi password.
Dokumen akan dikirimkan via email dalam waktu 3 ( tiga) hari kerja setelah tes
👉
Karier di level middle management tidak cukup dijalani dengan kerja keras saja.
Ia membutuhkan kejelasan potensi, ketepatan peran, dan strategi yang matang. 👉
Kenali potensi Anda. Selaraskan dengan pilihan karier yang tepat. Ambil langkah strategis berikutnya.
👉
Karier di level middle management tidak cukup dijalani dengan kerja keras saja.
Ia membutuhkan kejelasan potensi, ketepatan peran, dan strategi yang matang. 👉
Kenali potensi Anda. Selaraskan dengan pilihan karier yang tepat. Ambil langkah strategis berikutnya. Apakah asesmen ini cocok untuk saya yang sudah berpengalaman?
Sangat cocok. Justru di level middle management, asesmen membantu memastikan pengalaman Anda selaras dengan peran strategis yang Anda incar.
Tidak. Hasil asesmen dibahas melalui sesi konsultasi agar Anda memahami makna, implikasi karier, dan langkah praktis yang bisa langsung diterapkan.
Tidak ada jaminan kelulusan, namun asesmen dan konsultasi meningkatkan kesiapan, ketepatan posisi, serta kualitas presentasi diri secara signifikan.
Apakah ini cocok untuk promosi internal?
Ya. Banyak klien menggunakan asesmen ini untuk mempersiapkan promosi, rotasi jabatan, atau evaluasi kesiapan kepemimpinan.
Apakah hasil asesmen bersifat rahasia? Ya. Seluruh hasil asesmen dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan klien.
✔️
Banyak profesional merasa tahu, tetapi asesmen membantu melihatnya secara objektif dan terukur—bukan asumsi pribadi. ✔️
Asesmen bukan hanya untuk pindah kerja, tetapi untuk memastikan kesiapan promosi dan pengembangan karier jangka panjang. ✔️
Justru hasil objektif membantu Anda mengambil keputusan karier dengan lebih bijak dan realistis.